Pada 14 September 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan “PSBB Yang Diperketat“. Hal ini dilakukan karena pasien COVID-19 melonjak drastis dan menghindari persebaran yang tak terkendali. PT Cahaya Karunia Persada (PT Cakap) merespon ketentuan ini dengan membentuk Satgas Cakap COVID-19. Satgas ini merupakan bagian dari kegiatan CSR (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) PT Cakap.

Aktivitas yang langsung dilakukan adalah mengunjungi Rumah-Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, sejak tanggal 15 September 2020. PT Cakap berbagi kebaikan dengan menyumbangkan BlessTea. Rumah Sakit menjadi sasaran kegiatan karena merupakan tempat penyembuhan, isolasi dan pemulihan pasien Covid-19. PT Cakap fokus pada upaya membantu pemulihan pasien sekaligus menjaga imun tubuh paramedis yang bertugas di sana. BlessTea diharapkan menjadi sesuatu yang berarti baik itu bagi pasien maupun petugas kesehatan yang berjuang di garis depan.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta Selatan adalah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yang pertama kali dikunjungi PT Cakap. RSUP Fatmawati sempat diisukan tutup (tidak melayani pasien) karena 35 orang staffnya terkena Covid-19 pada 31 Agustus lalu. Rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan tetap beroperasi dan melayani pasien dengan maksimal. PT Cakap diterima oleh Ibu Widi yang memberikan apresiasi kegiatan donasi ini dengan memberi sertifikat ucapan terimakasih yang ditandatangani Kepala RSUP Dr. Mochammad Syafak Hanung, Sp.A, MPH.
Rumah Sakit berikutnya adalah RSU UKI yang merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Jakarta Timur. Di RSU yang berdekatan dengan perbatasan DKI – Jawa Barat PT Cakap diterima oleh Ibu Linda yang juga menyampaikan apresiasi berupa ucapan terimakasih dari Direktur Utama RSU UKI, dr. Setiawan, MARS.

Teh hitam BlessTea memang merupakan minuman yang dianjurkan selama menghadapi pandemi ini. Berdasarkan riset yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, juga merujuk pada penelitian yang telah diterbitkan di jurnal internasional, Teh Hitam Orthodox BlessTea memiliki kandungan antioksidan yang sangat efektif. Antioksidan ini dibutuhkan untuk menjaga imun tubuh dan membantu proses pemulihan dari sakit. Khusus kaitannya dengan pandemi ini, BlessTea mengandung senyawa Quercetin dan Kaempferol yang telah diteliti keampuhannya dalam mencegah perbanyakan virus Covid-19.
Teh hitam BlessTea memang bukan obat. Namun efektifitas antioksidannya yang jauh melampaui vitamin C sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh selama pandemi. Rasanya yang enak dan ramah bagi lambung yang sensitif akan membuat orang nyaman meminumnya. Apalagi teh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi. Semua keluarga di Indonesia telah terbiasa minum teh sehingga mengganti teh yang biasa mereka minum dengan teh BlessTea bukan merupakan hal yang sulit. Menjaga imun tubuh di masa pandemi semudah minum BlessTea. Meski demikian, pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup serta berolahraga juga merupakan keharusan.
Pada Jumat 18 September 2020 kegiatan kunjungan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dilanjutkan ke RS Islam Jakarta, Rumah Sakit Umum St. Carolus dan RS Cikini. Ketiganya berlokasi di Jakarta Pusat sebagai wilayah tercepat penularan COVID-19 di DKI Jakarta. Irfan Affandi, Koordinator SCC19 turun langsung memberikan donasi dan memperagakan cara menyeduh teh hitam BlessTea di Rumah Sakit tersebut.

Di RS Islam Jakarta Pusat Tim SCC19 diterima oleh dr. Nia Kurniasih dan Ibu Anca Yanum. Pihak RS Islam Jakarta menyambut dengan baik upaya PT Cakap dalam merespon pandemi ini. Saat memperagakan proses penyeduhan teh, dilakukan rekaman video oleh pihak RS agar tim Covid-19 di RS Islam Jakarta dapat menyampaikan peragaan ini dengan benar ke bagian pelayanan pasien Covid-19 supaya manfaat Teh Hitam BlessTea bisa dirasakan secara maksimal.
Peragaan menyeduh teh juga dilakukan di RS St. Carolus Jakarta Pusat. Setelah Ibu Dwi Andini Pratiwi menerima donasi teh, tim SCC19 mempersilakan pihak RS St. Carolus untuk menikmati teh yang telah disajikan.
Di RS PGI Cikini Jakarta Pusat Irfan Affandi (Koordinator SCC19) diterima oleh Ibu Melly. Di tengah-tengah kesibukan beliau sebagai anggota tim Covid-19 RS Cikini, tim SCC19 diberi kesempatan untuk mempraktekan cara menyeduh teh BlessTea dengan benar. Diharapkan manfaat optimal dari Teh Hitam Orthodox BlessTea bisa dirasakan oleh para pasien Covid-19 dan para petugas medis yang berjuang di garis depan menghadapi pandemi ini.
